CARA EFEKTIF MENURUNKAN DEMAM PADA ANAK
Cara efektif menurunkan demam pada anak
Rabu,4 januari 2023
1. Oleskan kain kasa
Untuk menurunkan demam anak, coba tempelkan kompres hangat ke tubuh dengan kain yang dibasahi air bening atau sedikit hangat selama 20 hingga 30 menit.
Pad dapat diletakkan di dahi, dada, perut atau ketiak anak saat anak sedang tidur atau berbaring. Jangan lupa untuk mengganti kain kasa saat sudah mulai mengering. Selain itu, perlu dilakukan pemantauan suhu tubuh anak secara berkala setiap 1-2 jam setelah mengaplikasikan aplikasi.
2. Hindari pakaian tebal
Pilih pakaian untuk bayi Anda yang nyaman dan tidak terlalu tebal. Pasalnya, saat memakai baju tebal, badan terlalu panas, sulit mengeluarkan panas, sehingga sulit menurunkan demam.
Jika anak Anda demam atau pilek, kenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat dan tutupi dengan selimut tipis.
3. Beri anak Anda makanan lengkap
Pastikan kebutuhan cairan dan nutrisi balita Anda terpenuhi untuk mencegah dehidrasi. Jika ibu selalu memberikan ASI eksklusif, pastikan bayi disusui sesering mungkin.
Namun, bila bayi Anda sudah mulai MPASI atau makanan padat, Anda dapat tetap menyusui bayi Anda sambil memberinya cairan yang cukup. Pemilihan air minum di rumah harus memenuhi standar yang berlaku seperti tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau dan bebas dari zat-zat yang dapat berbahaya bagi tubuh. Pastikan juga air yang Anda konsumsi berasal dari sumber air yang terlindung agar kandungan mineral alaminya tetap terjaga.
Pemberian makanan dan cairan pada saat sakit harus selalu selektif. Jika anak Anda berusia di atas 1 tahun, Anda dapat memberinya minuman elektrolit isotonik untuk manfaat tambahan saat demam.
Hal ini dikarenakan tubuh anak akan mengeluarkan banyak cairan melalui keringat dan urin ketika demam. Cairan harus diganti agar tidak mengalami dehidrasi. Sediakan minuman isotonik yang lebih cepat diserap tubuh untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang karena Anda lebih banyak berkeringat.
4. Jaga suhu ruangan
Pastikan suhu ruangan sejuk dan nyaman untuk anak Anda. Anda bisa menyalakan AC, namun pastikan suhunya tidak terlalu dingin. Anda juga dapat menggunakan kipas kecepatan rendah.
Harus diingat, hindari mengarahkan kipas angin atau AC ke anak kecil karena bisa menyebabkan anak masuk angin.
5. Mandi dengan air hangat
Saat anak demam, ibu tetap diperbolehkan memandikan anak asalkan airnya hangat. Hindari menggunakan air dingin, karena dapat menaikkan suhu tubuhnya dan membuatnya menggigil kedinginan.
6. Berikan antipiretik
Bila perlu, ibu dapat menggunakan antipiretik untuk anak, seperti paracetamol. Sebagai catatan, dosis parasetamol harus disesuaikan dengan usia dan berat badan anak atau sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat.
Obat ini tidak boleh diberikan pada bayi di bawah usia 2 bulan tanpa pengawasan medis.
Kapan Anda harus mewaspadai demam?
Jika cara-cara di atas tidak efektif menurunkan demam anak, sebaiknya ibu segera membawa anak ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Juga, jika demam tidak mereda setelah 2 hari dan disertai dengan gejala berikut:
- Tanda-tanda dehidrasi, yaitu diare, muntah, bibir kering, tidak makan atau minum, buang air kecil sedikit atau tidak ada
- Kejang
- Terlihat lemas
- Lebih sering mengantuk
- sakit kepala parah
- sesak napas
- Kulit pucat atau tampak kebiruan
Menurunkan demam anak sebenarnya bisa dilakukan dengan perawatan di rumah. Namun, ibu harus memantau secara ketat perkembangan pengobatan yang diberikan. Jika Anda memiliki tanda-tanda berbahaya ini, segera bawa bayi Anda ke dokter

Komentar
Posting Komentar